7 Tips Agar Anak Betah di Car Seat

Saat perjalanan menggunakan mobil, car seat menjadi pilihan orang tua agar anak duduk anteng. Namun, nyatanya tidak semua bayi mau dan betah duduk di car seat. Padahal, menempatkan anak di car seat itu penting, lho bunda! Pembiasaan duduk di car seat dapat menghindari benturan saat mobil direm mendadak, atau terpelanting hingga menabrak kaca mobil. Lantas bagaimana, sih agar si kecil betah di car seat? 

1. Pemilihan Car Seat

Pemilihan car seat yang tepat dapat membuat anak nyaman duduk di car seat. Sebaiknya sesuaikan dengan berat badan bayi. Ada car seat yang bisqa menahan berat badan hanya sampai 9 kg, tetapi ada juga yang sampai usia balita. Pastikan tubuh terlihat pas saat tali pengaman dikaitkan, terlebih di bagian paha dan kaki.

2. Posisi 

Sebaiknya posisikan car seat si kecil tepat di tengah-tengah, jauh dari air bags. Sebab jika car seat diposisikan di jok depan dan tiba-tiba menggembung, maka otomatis akan mengenai car seat si kecil dan menyebabkan luka yang serius.

Jika mobil hanya memiliki sebaris kursi seperti pickup, jangan lupa nonaktifkan kantong udara bagian depan untuk mencegah penyebaran kantong udara saat terjadi tabrakan.

3. Ajak Keliling Dulu

Sebelum mengajak si kecil pergi jauh, ada baiknya ayah bunda mengajaknya ke tempat terdekat dulu, keliling komplek atu ke supermarket terdekat misalnya. Lakukan saat suasana hati anak sedang gembira. Pengalaman naik mobil yang menyenangkan dengan car seat akan menjadi kenangan positif dalam ingatan anak.

4. Putar Musik

Musik salah satu komponen yang dapat mengurangi stress. Bunda bisa menyalakan musik kesukaan si kecil selama perjalanan. Lagu yang bernada riang akan menyenangkan si kecil. Bila perlu bunda bisa pula mengajaknya sambil bernyanyi agar tidak bosan. Sebab bayi senang mendengar ayah atau bundanya menyanyi atau hanya sekadar bersenandung lembut.

5. Berikan Mainan dan Makanan 

Jangan lupa selama perjalanan baik dekat ataupun jauh selalu bawa mainan dan makanan. Si kecil paling tidak suka jika tangannya ‘nganggur’. Pilih mainan yang berbahan lembut dan lunak, seperti teether. Bunda bisa juga memberikan makanan jenis finger food dari rumah, seperti buah-buahan atau cemilan homemade yang menyehatkan.

6. Temani di Belakang

Jika bepergian bersama suami atau orang lain, sebaiknya bunda menemani si kecil duduk di belakang bersamanya. Selama perjalanan ajak dia ngobrol, bercanda ataupun bernyanyi. Hal ini akan membunuh rasa bosannya selama duduk di car seat. 

7. Istirahat Sejenak

Jika perjalanan memakan waktu selama berjam-jam, ada baiknya berhenti sejenak untuk istirahat. Bunda bisa menurunkan bayi sejenak dari ‘singgasana’ car seat-nya. Ajak dia berkeliling sebentar di tempat pemberhentian sementara, peluk dia atau susui. Cara ini akan menenangkannya dan mengusir rasa bosannya.

Selama perjalanan pastikan pula pakaian bayi tidak kegerahan. Buat si kecil nyaman di car seat-nya. Dan yang terpenting cek keamanan car seat yang akan digunakan. Apakah ada yang rusak atau cacat? Dan jangan lupa untuk membaca dengan teliti buku petunjuk manualnya.

Semoga perjalanannya menyenangkan, ya!

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here