Khawatir ASI Kurang ? Kenali Dulu 5 Tanda Kecukupan ASI

Portrait of a young woman breastfeeding a child on her knees

Aduh ASIku cukup nggak ya? Kok diperah dapatnya cuman sedikit?

Pertanyaan tersebut kerap menghantui banyak ibu baru apalagi di awal kelahiran si bayi. Tidak hanya pihak ibu tetapi juga terkadang dari pihak keluarga. Alih-alih memberikan dukungan atau menenangkan tak sedikit malah menyalahkan pihak ibu. Tentu membuat sang ibu makin frustasi.

Sebaiknya bunda tak perlu panik. Sebab di awal kelahiran bayi dapat bertahan 72 jam tanpa asupan apapun, kecuali ada beberapa kondisi bayi yang memerlukan asupan segera seperti mengalami dehidrasi atau menderita penyakit berat. Di awal kelahiran kapasitas lambung bayi hanya dapat menerima sekitar 5-7 ml ASI. Sementara dalam waktu seminggu kemudian kapasitasnya meningkat menjadi 45-60 ml. Jadi bunda tidak perlu khawatir/

Yang terpenting adalah bunda perlu mengetahui tanda-tanda kecukupan ASI. Apa saja itu:

1. Frekuensi Buang Air Kecil (BAK) per hari

Di awal kelahiran bayi hanya BAK sekali atau dua kali. Namun seiring bertambahnya hari maka bertambah pula frekuensi BAKnya. Setidaknya di hari keenam frekuensi BAK bayi minimal terjadi sebanyak enam kali. Coba bunda perhatikan saat mengganti popok apakah frekuensinya sesering itu? Untuk mengetahuinya lebih baik menggunakan popok kain agar akurat. Jika tidak susui bayi sesering mungkin, ya. Setidaknya setiap dua jam sekali.

Jangan lupa pula perhatikan warna BAKnya, ya. Warna BAK yang baik adalah cerah kekuningan. Jika warnanya kuning pekat maka perlu waspada bayi mengalami dehidrasi.

2. Pertumbuhan Bayi

Bunda tak perlu khawatir bayi mengalami penurunan berat badan di awal kelahiran. Seorang bayi mengalami penurunan berat badan sekitar 5-7 persen di hari keempat kelahiran. Namun jika penurunannya lebih dari 10 persen maka perlu diwaspadai. Secara umum pada usia 0-4 bulan berat badan bayi sebaiknya bertambah sekitar 170 gram per minggu. Jika bayi tidak mengalami pertambahan maka segera konsultasikan dengan dokter atau ahli laktasi.

3. Perilaku Bayi

Jika bayi tampak tenang setelah menyusu tandanya ia sudah kenyang ASI. Biasanya saat menyusu akan terdengar suara dari kerongkongannya seperti gluk…gluk.. artinya bayi menyusu dengan benar.

4. Frekuensi

Pada umumnya bayi baru lahir menyusu setiap dua atau tiga jam sekali dengan frekuensi menyusu 10-12 kali dalam sehari. Semakin bertambah usia maka frekuensi menyusu akan berkurang. Pada usia dua bulan frekuensi menyusu biasanya sekitar 8-9 kali dan di bulan ketiga 7-8 kali dalam sehari. Namun, jika dalam keadaan growth spurt hal ini belum tentu menjadi patokan.

Jika bayi bunda ingin menyusu lebih dari waktu tersebut, maka belum tentu dia merasa lapar. Bisa jadi hanya membutuhkan kenyamanan atau ada sebab lain.

5. Payudara Melunak 

Saat payudara sedang penuh lalu bayi menyusu hingga tuntas, maka bunda akan merasa payudara mulai melunak. Namun, jika masih terasa keras artinya ada yang salah dengan pelekatan saat menyusui. Bunda bisa mengompresnya dengan air hangat dan memijat payudara secara memutar. Jangan lupa untuk selalu rileks saat menyusui.

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here