Ini 7 Tanda Kalau Bunda Hamil Kembar!

Dikarunia seorang anak tentu membahagiakan, apalagi jika dua sekaligus dalam satu waktu atau hamil kembar. Ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi seorang Bunda mendapatkan kehamilan kembar. Faktor genetik misalnya.  Jika Bunda atau suami berasal dari keluarga dengan keturunan kembar, kemungkinan mendapatkan bayi kembar sangat besar.

Namun, masih banyak yang belum menyadari sejak awal bahwa kehamilannya kembar. Padahal, tanda-tanda awal kehamilan kembar dapat diketahui sejak trimester awal yakni minggu ke 12 kehamilan. Tanda-tanda ini juga lebih mudah diketahui oleh Bunda yang sebelumnya pernah hamil karena dapat merasakan perbedaannya.

Lalu, apa saja tanda-tanda kehamilan kembar? Yuk, simak tanda-tandanya berikut ini!

1. Berat Badan Naik Drastis

Meningkatnya berat badan dengan cepat di awal kehamilan dapat menjadi pertanda yang umum jika Bunda mengalami kehamilan kembar. Hal ini dapat dikatakan normal jika dibading hamil hanya dengan seorang bayi.

Sebab, hamil kembar bisa menyebabkan peningkatkan volume darah dan ukuran rahim yang lebih besar. Kenaikan berat badan ini akan terus naik pada trimester kedua. Namun, bunda perlu waspada, ya soal berat badan supaya tidak berlebihan menjadi obesitas.

2. Cepat Lelah

Saat hamil merasa lelah adalah hal yang lumrah. Tapi, jika bunda merasakanya dua kali lipat lebih lelah dari biasanya bisa jadi ini tanda kalau Bunda hamil kembar! Membawa dua calon bayi dalam perut membuat Bunda untuk mengeluarkan tenaga ekstra dan menjadikan cepat lelah dari biasanya.

Kelelahan yang dobel ini juga dapat mempengaruhi emosi sang Bunda. Hamil kembar terkena pengaruh perubahan hormon hCG (Human Chorionic Gonadotropin) yang lebih tinggi. Sehingga, menyebabkan emosi menjadi tidak stabil. Bunda akan lebih merasa mudah marah, lebih sering menangis dan mood swing yang luar biasa. Untuk itu dukungan suami dan keluarga sangat dibutuhkan.

3. Morning Sickness Meningkat

Meski tidak semua Bunda dengan kehamilan kembar mengalami hal ini, namun ada banyak laporan yang menyatakan bunda dengan kehamilan kemabr mengalami mual hebat di trimester awal.

Hal ini juga disebabkan terjadinya perubahan hormon yang sangat tinggi pada kehamilan kembar, sehingga bunda dengan kehamilan kembar mengalami morning sickness  yang sangat parah. Jika hal ini dibiarkan maka akan menyebabkan dehidrasi dan kekurangan gizi. Jangan lupa segera konsultasikan ke dokter, ya Bunda!

4. Semakin Menonjolnya Varises

Membawa calon bayi kembar membutuhkan aliran darah yang lebih banyak dibanding hanya seorang bayi. Sebab, dua calon bayi ini lebih banyak membutuhkan asupan gizi untuk terus tumbuh sehat.

Sehingga, saat kehamilan kembar, darah akan lebih banyak mengalir dalam sistem peredaran darah Bunda. Hal ini menyebabkan peningkatan tekanan darah dan menimbulkan varises.

5. Risiko Anemia

Bunda dengan kehamilan kembar terkena risiko anemia lebih besar dibanding yang tidak. Hal ini disebabkan karena pasokan darah yang terbagi untuk sang Bunda dan kedua calon jabang bayi. Gejala tersebut berupa kelelahan yang luar biasa, detak jantung yang sangat cepat, serta kulit yag tampak lebih pucat. Jadi, amat penting ya, Bunda memperhatikan asupana makanan yang banyak mengandung zat besi!

6. Ukuran Perut Tampak Lebih Besar

Bunda yang mengandung bayi kembar ukuran rahimnya semakin besar. Hal ini membuat perut tampak lebih besar meski baru kehamilan di trimester awal. Umumnya untuk kehamilan tunggal ukuran rahim dapat mencapai 38×40 sentimeter. Sedangkan untuk kehamilan kembar dapat mencapai 48 sentimeter.

7. Janin Bergerak Lebih Awal

Pada usia kehamilan ke 15 atau 16 minggu, maka bunda yang hamil kembar sudah bisa merasakan gerakan janin yang lebih kuat. Hal ini sama sekali tidak ditemukan pada bunda yang hamil tunggal. Dua janin yang bergerak dalam rahim membuat gerakan sekecil apapun bisa dirasakan.

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here