Retno Hening: Membiasakan Baca Al-Qur’an Sejak Hamil

Siapa yang tidak mengenal balita cerdas dan menggemaskan bernama Kirana? Pola tingkah gadis kecil yang lucu itu telah merebut hati ratusan ribu follower di Instagram. Di balik kecerdasan bocah bernama lengkap Mayesa Hafsah Kirana itu ada sosok Ibu yang tak pernah lepas dari Kirana. Retno Hening, seorang ibu muda yang mendidik putrinya di negeri orang, Muscat, Oman.

Retno, sapaan akrabnya, mengaku tidak ada persiapan khusus selama masa kehamilan Kirana. “Saya malah jarang baca-baca buku parenting gitu. Haha. Tapi, saya selalu membaca Al-Qur’an selama hamil. Saya usahakan khatam Qur’an pas hamil,” tutur ibu muda kelahiran Duri, Riau tersebut. Retno juga tidak pernah absen mengajak bicara bayi Kirana sejak dalam kandungan. “Waktu hamil Kirana, saya berjauhan dengan suami. Rasa kangen pasti ada kan, jadi saya ajak ngobrol janin supaya nggak terasa kesepian,” akunya.

Sedari lahir pun Retno selalu mengajak ngobrol Kirana. Menurutnya, ocehan bayi termasuk bentuk komunikasi. “Sebisa mungkin saya respon,” katanya. Sejak usia Kirana enam bulan, Retno sudah membacakannya buku cerita bergambar. Dia mengaku membaca buku bukan tipikal hobinya. “Makanya saya pengen Kirana suka baca, jadi dari kecil sudah saya ceritakan buku bergambar,” ujarnya.

Di tengah-tengah gempuran media digital, Retno tetap membatasi Kirana bermain gadget. Tidak heran, dalam setiap unggahan video di Instagram @retnohening, kegiatan Kirana selalu berkaitan dengan aktivitas fisik dan melatih kecerdasan otak. Seperti menari balet, memasak, bermain puzzle, bersepeda atau sekadar jalan-jalan ke taman. “Kirana baru pegang HP usia dua tahunan. Tapi, HPnya saya lockscreen, kalo lihat HP saya usahakan selalu ada di dekat dia dan diajak ngobrol. Jadi fungsinya seperti TV aja. Sampe sekarang juga dia masih gaptek soal pegang smartphone. Kalau main game juga ditemenin,” ungkap Retno.

Sebagai full time mother praktis Kirana selalu bersama sang Ibu. Mulai dari bangun hingga menjelang tidur kembali. Retno mengaku selama di rumah banyak hal yang dilakukan bersama bocah yang kini berusia dua tahun itu. “Kalau di rumah ya biasa masak, beresin rumah. Kalau Kirana sudah bangun biasanya main sama dia. Paling suka sih main masak-masakan, main kejar-kejaran atau main bola,” tutur Retno.

Selain mengajarkan permainan yang edukatif, Retno juga membekali Kirana bahasa Inggris sejak kecil. Dia mengenalkan bahasa inggris kepada Kirana sejak mereka pindah dari Riau ke Oman. “Masih mengenalkan kata-kata saja dalam bahasa inggris. Tontonannya juga bahasa inggris dan teman-teman Kirana juga berbahasa inggris. Jadi dia kayak kebawa gitu, tapi baru bisa sedikit-sedikit. Kalau di rumah saya tetap membiasakan bahasa Indonesia,” paparnya.

Pengetahuan mendidik Kirana diakui Retno salah satunya didapat dari pengalamannya mengajar dahulu. “Pernah sempat mengajar preschool di Yogyakarta. Alhamdulillah banyak ilmu yang saya dapatkan dari pengalaman itu. Beberapa saya terapkan ke Kirana,” ungkapnya. Selain itu, ide bermain bersama Kirana juga kerap dia dapatkan dari internet. “Atau kadang-kadang mengingat permainan waktu kecil dulu,” katanya.

Selain Ibu, ada pula peran ayah dalam pengasuhan Kirana. Retno mengungkapkan, kegiatan bersama ayahnya dihabiskan saat akhir pekan. “Kalau kegiatan bersama ayahnya biasanya yang sifatnya lebih ‘laki’. Misalnya, aktivitas naik kuda, bersepeda atau berenang. Kalau yang seperti itu jujur aja saya nggak bisa,” ujarnya.

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here