5 Cara Meningkatkan Minat Sains Pada Anak

Pelajaran sains masih menjadi momok di mata anak-anak karena dianggap pelajaran yang susah. Terlebih di beberapa sekolah masih minim menyediakan sumber dan cara yang asyik dalam memberikan materi sains. Padahal, banyak manfaat yang didapatkan anak jika mereka belajar sains sejak dini.

Menurut Dr. Neil de Grasse Tyson, direktur Hayden Planetarium di American Museum of Natural History New York, AS. “Sains memberikan ‘seperangkat alat’ untuk memahami bagaimana dunia di sekitar kita berjalan. Anak-anak bisa belajar bagaimana penciptaan bumi,  bagaimana terjadinya hujan, perubahan benda cair menjadi padat, dst. Mereka dapat belajar sains tidak hanya dari teori di buku melainkan dari kehidupan sehari-hari.

Selain itu menurut Dewan Penasihat Presiden Bidang Sains dan Teknologi dari Amerika juga mengungkapkan bahwa dibutuhkan banyak siswa yang mempelajari dan menerima materi sains hingga level kuliah. Sebab, hal ini dapat meningkatkan permintaan ekonomi di kehidupan masyarakat.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan bunda dan si kecil untuk menanamkan kecintaan pada sains sejak kecil. Beberapa cara ini bisa bunda terapkan.

1. Pergi  ke Luar Kelas

Berdasarkan analisis yang dipublikaskan dari portal jurnal pendidikan Amerika, Education Week, tiga dari empat pemenang penghargaan Nobel dalam bidang sains menemukan gairah mereka di luar lingkungan sekolah. Jadi, untuk mengenalkan si kecil pada sains, bunda dapat mencari aktivitas di luar yang fokus pada eksplorasi sains, misalnya kegiatan non akademik di luar sekolah yang berkaitan dengan sains.

Bunda juga bisa mengenalkan sains dengan mengikutkan si kecil pada klub sains seperti robotic atau sejenisnya. Dengan begitu si kecil memiliki lingkungan yang mendorongnya untuk menyukai sains tentu dengan cara yang menyenangkan.

2. Bermain Edukatif

Ada banyak permainan edukatif yang memiliki unsur sains. Permainan lego misalnya. Menyusun balok-balok menjadi beberapa bangunan tersebut secara tidak langsung mengajarkan anak untuk menyelesaikan masalah, merancang sebuah bangunan serta menganalisis sebuah rencana. Unsur-unsur ini juga dipelajari dalam materi sains.

Selain itu, bunda juga bisa membuat permainan edukatif lain yang berhubungan dengan sains dengan alat-alat sederhana yang ada di sekitar rumah. Misalnya, membuat gunung berapi dari deterjen, bermain gelembung sabun, mengenal panca indera dengan bermain musik dan menari, dsb.

3. Jelajahi Bersama!

Bunda tidak seberapa banyak mengetahui tentang biologi? Bukan masalah! Menurut Traci Wierman, salah seorang pakar kurikulum dari The Lawrence Hall of Science, Universitas California, Berkeley, mengungkapkan orangtua dapat saling berbagi keingintahuan dengan anak.

Bunda bisa menanyakan balik kepada anak soal unsur sains yang sedang ditemui. Misalnya, jenis burung apakah yang sedang bertengger di depan rumah, atau mengapa daun berwarna hijau. Lalu, cari tahu bersama jawabannya dari buku atau majalah misalnya.

4. Lakukan Wisata Alam

Supaya belajar lebih seru, bunda bisa mengajak si kecil ke tempat-tempat yang berhubungan dengan sains. Misalnya, kebun binatang, kebun raya nasional, atau museum-museum yang berhubungan dengan sains. Dengan belajar ke tempat-tempat tersebut, anak bunda bisa melihat secara langsung apa-apa yang sudah dia pelajari melalui buku maupun majalah. Sesuatu yang nyata akan lebih terasa nyantol di pikiran anak.

Selain itu, bisa juga mengajaknya ke tempat-tempat alam seperti gunung, pantai maupun air terjun. di tempat tersebut jangan hanya sekadar berlibur tetapi bunda bisa kenalkan bagaimana bisa terbentuk air terjun, mengapa air pantai itu asin atau jenis-jenis tumbuhan apa saja yang ada di area pegunungan.

5. Lawan Stereotip

Stereotip yang merebak bahwa sains itu membosankan harus mulai diubah kepada buah hati. Katakan pada si kecil bahwa sesungguhnya sains adalah bagian dari kehidupan dan dapat ditemukan dimana-mana. Misalnya, kegiatan pembakaran adalah bagian dari pelajaran kimia, dan membangun balok-balok adalah bagian belajar fisika.

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here